Aug 26 2009

urangsunda

dua hobi baru saya

Filed under remeh temeh tentangku

di bulan puasa ini saya punya dua hobi baru.

pertama, hobi masak. dari siang hari saya sudah hunting resep makanan, terutama yang kelihatan enak, praktis dan bergizi. teteh bilang, hobi masak  saya adalah keajaiban dunia, kekeke, itu penghinaan. tapi entah kenapa, panggilan untuk memasak begitu kuat. halah :)
kedua, hobi ngitung uang :) soalnya bulan ini tanggungan saya nambah satu yaitu pekerja. selain harus membelikan pernak pernik untuk ummi dan ponakan tercinta saya pun harus memberi THR.

Memang hari yang fitri tak boleh dimaknai dengan materi, namun saya sadar diri, belum mampu memberikan kesejahteraan sama pekerja, honor yang saya berikan jauh dari mencukupi untuk seorang ayah dengan istri dan seorang balita. maka di hari fitri nanti inginnya saya memberi lebih, minimal 1 x honor, maksimalnya bisa lebih. Insya Allah… Amiin… mampukan hamba ya Rabb.

No responses yet

Aug 09 2009

urangsunda

Ajari Aku

Filed under Uncategorized

E6E6E6
101010-CE_cT9jZm

Ajari aku - Suara Persaudaraan

“jangan palingkan hati hamba setelah Engkau memberinya hidayah”

Ajari aku tentang sunnah nabiku
Ajarilah tentang indahnya ukhuwah
Ceritakanlah tentang para syuhada
Dan kemuliaan hidup dalam kesyahidan

Mereka adalah para pembela agama
Penjaga benteng-benteng kehormatan
Yang telah merelakan jiwa raganya
Walau dengan antrean panjang
Menggadaikan diri dengan cinta Tuhan

Chorus:

O .. O… generasi Sholahuddin al Ayyubi
Sadarkah dirimu tentang hakikat ribathul ukhuwah
Dan kau mujahidah al Khonsa di abad ini
Didiklah generasi penerus perjuangan para nabi
Ceritakanlah tentang kegembiraan
dan kebahagiaan syuhada di medan juang

walau jasad mereka telah tiada
gugur dalam membela kebenaran
namun mereka hidup dalam kedamaian
dengan limpahan kasih sayang Tuhan

adakah kau dengan azzam dalam usia yang tergenggam
untuk mewujudkan segala asa dan impian
adakah kau dengan sabar menghalau jiwa yang tenang
menuju sebuah padang menanti syahid dambaan

chorus:

Ceritakanlah tentang kegembiraan
dan kebahagiaan syuhada di medan juang
walau jasad mereka telah tiada
gugur dalam membela kebenaran
namun mereka hidup dalam kedamaian
dengan limpahan kasih sayang Tuhan

adakah kau dengan azzam dalam usia yang tergenggam
untuk mewujudkan segala asa dan impian
adakah kau dengan sabar menghalau jiwa yang tenang
menuju sebuah padang menanti syahid dambaan

mari bersama .. goreskan cita
tuk menjadi pembela agama
tanpa keraguan bahwa kematian adalah sebuah pembebasan
tanpa keraguan bahwa kematian adalah sebuah pembebasan

No responses yet

Aug 04 2009

urangsunda

pusing

Filed under remeh temeh tentangku

belakangan ini kata teman2 saya sangat menyebalkan. jutek, cuek, dan gak peka.

orang lg kena syndrom bulanan, maklum lah. semua akhwat kan begitu, someday in every month… para perempuan jd sensi, gampang marah dan bad mood abis karena kena syndrom bulanan itu.

satu lg yang buat saya bad mood, kemarin saya kehilangan sejumlah uang. gara2nya sepele, lupa naroh. udah dicari di sekeliling rumah, tetep aja gak ketemu. saya sih gak mau nuduh siapapun, tp di rumah itu banyak orang. ada yang kost dan punya catatan buruk di bidang ‘pencurian’, trus di warnet juga kan banyak orang asing yang lalu lalang.

tp inti masalahnya ada di saya, penyakit lupa saya parah banget. dulu yang jd korban biasanya kacamata sama kunci motor. penyakit lupa itu diperparah oleh provokasi nikah dari orang2 tak bertanggung jawab itu. saya kepikiran terus, terutama ketika kemarin seorang ikhwan SMS, ngasih tahu kalau dia baru aja mengkhitbah akhwat.

” Insya Allah mo akad dulu, soalnya ayah si akhwat lg sakit. yang penting  halal dulu. “

seperti biasanya, ujung dari pembicaraan itu adalah… lalu saya jawab belum dan tak tahu, dia lantas bilang.

” ant tuh sebenarnya mau nyari yang bagaimana. ana ditolak, yang lain juga ditolak… hati2… ant itu akhwat, bukan ikhwan. gak baik seperti itu. jangan terlalu banyak menolak dan menghindar, tidak ada yang sempurna. “

Hah… Robbi… ini adalah provokasi paling provokatif yang pernah saya terima. tidak begitu… bukan itu masalahnya, bukan masalah kesempurnaan… sungguh. saya… aaaa…. pusing deh. tuh uang kemana ya…

apakah ini teguran dari Allah karena saya gak pernah infak… kan dalam harta kita ada hak orang lain :( penyakit lagi, baru nyadar setelah dikasih teguran dari Allah.

Astagfirullah… ikhlas, ikhlas… semoga uang yang hilang itu jd pembersih harta saya. amiin.

No responses yet

Aug 01 2009

urangsunda

Menyoal Dana Kampanye SBY - Boediono

Ada yang menarik jika kita meneliti laporan ICW tentang dana kampanye capres 2009. selain kembali mengangkat isu lama tentang keterlibatan pihak asing dalam pencalonan SBY – Boediono juga menunjukkan tentang begitu banyaknya perusahaan dan badan hukum yang menyokong dana kampanye capres no urut 2 tersebut.

  1. di pihak perusahaan, terdapat 1 perusahaan dengan jumlah sumbangan sebesar 50 jt, dan 19 perusahaan dengan sumbangan sekitar 1-3,5 M
  2. di kategori penyumbang individu, tercatat ada sekitar 49 orang dengan besar sumbangan antara 20 - 500 jt Didalamnya terdapat nama Andi Malarangeng (25 jt), Rijal malarangeng (51 jt), hatta Rajasa (460 Jt), Ruhut Sitompul (500 jt), dan Anas Urbaningrum (50 jt), nama – nama diatas diisukan akan menjadi menteri di kabinet SBY–Boediono.
  3. sedangkan penyumbang dari badan hukum tercatat ada sekitar 57 penyumbang dengan besar sumbangan 100 jt - 3,5 M

Terlepas dari isu keterlibatan pihak asing, sebuah negara seharusnya terdiri dari dua lingkaran yaitu rakyat dan pemimpin. namun, dua lingkaran tersebut kini ditambah dengan pihak yang kepentingan yaitu perusahaan – perusahaan, baik swasta maupun BUMN, atau asing maupun lokal yang hanya mementingkan bisnisnya ketimbang nasib rakyat. Pihak – pihak berkepentingan seringkali menjadi penyokong dana dengan kompensasi tertentu, entah sebuah jabatan, entah kemudahan koneksi, entah kemudahan proyek, atau entah kemudahan kucuran dana.

tampaknya kerja SBY boediono akan semakin berat, selain harus “mengakomodir” partai koalisi juga harus “mengakomodir” perusahaan - perusahaan serta individu - individu yang menjadi penyokong dana kampanye-nya.

No responses yet

Aug 01 2009

urangsunda

tidak sekarang…

Filed under remeh temeh tentangku

” ana bilang ke MR ana supaya cepet2 menikahkah ant…” begitu pengakuan seorang sahabat saya.

halah… asli saya kaget. ternyata diam - diam saya diproposikan kesana kesini, ya ampuuun…. apa kata ummahat ? duh, ikhwah… ikhwah… saat mendengar pengakuan beliau, ada sedikit kesal dan juga sebongkah syukur serta terima kasih…  bagaimanapun itu adalah bentuk kasih sayang. saking sayangnya sampai - sampai ursan jodoh sayapun dipikirin :)

but, im 24 years old… iam still young.

nikah… nikah… nikah… topik itu seakan mengejar saya kemanapun, ketika bersama ortu, ngumpul dengan sahabat, ketika ngaji, ketika menghadiri walimahan, ketika mengikuti organisasi. dan yang paling menyebalkan, teman - teman ikhwan saya jadi ikutan jahil juga…

” kapan nikah ”

” buruan nikah, kiamat udah dekat ”

” ant kapan atuh ? ”

” buruan atuh masukin proposal ke guru ngaji ”

” diangkatan kita kan tinggal anti yang belum nikah…”

” ana mah ingin cepet - cepet jadi panitia pernikahan ant ”

etc…

etc…

kuping saya panas, saya merasa dikejar - kejar. saya merasa saya salah bahkan berdosa karena masih belum menikah juga. akhirnya jadi kepikiran terus dan yang paling gawat… kalau ada yang SMS agak2 aneh, saya jadi suka nervous… pun ketika berhadapan dengan ikhwan, saya jd salah tingkah. ujung- ujungnya saya jadi males berinteraksi dengan ikhwan. duh payah pisan.

lama - lama saya bisa sakit, sakit karena terus - terusan diprovokasi… terkondisikan oleh pertanyaan - pertanyaan konyol seputar nikah. yang paling konyol adalah komentar dari keluarga saya, saya katanya tidak punya motivasi dan keinginan untuk segera menikah. saya katanya menghindari setiap ikhwan yang punya niat sama saya, dan saya terlalu nyantai, waduh… pusing.

lagipula, kalaupun saya ingin nikah kan gampang tinggal bilang ke guru ngaji dan beres. masalahnya adalah, saya gak mau menikah gara - gara ditekan banyak pihak, orang sayanya juga biasa - biasa aja, enjoy saja… biar semua mengalir apa adanya, jika sudah waktunya… maka cinta ini akan berlabuh pada sepotong hati.

Saya ingin menikah dan menggenapkan setengah dien, bukankah itu sebuah kewajiban. Namun tidak sekarang… tidak sekarang…

No responses yet

Older Posts »